PULOKULON - Pemerintah Desa Mangunrejo bersama Kodim 0717/Grobogan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (27/01/2026) bertempat di Pendopo Balai Desa Mangunrejo
Dalam sambutannya, Kades Mangunrejo Muslih, S.H, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Kodim 0717/Grobogan serta Pemerintah Kabupaten Grobogan karena Desa Mangunrejo ditunjuk untuk melaksanakan program TMMD. Ia menjelaskan bahwa pada TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 ini, Desa Mangunrejo mendapatkan kegiatan pembangunan cor blok jalan, yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
Materi sosialisasi kemudian dilanjutkan oleh Lettu Infanteri Wiyono Danramil 16 Pulokulon. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya wawasan kebangsaan serta perlunya sinergi antara masyarakat, TNI, dan Polri dalam mendukung keberhasilan program TMMD. Menurutnya, TMMD bukan hanya program pembangunan fisik, tetapi juga sarana memperkuat persatuan, gotong royong, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat agar kegiatan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang sama terkait pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026, sehingga program dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Mangunrejo.
Penutupan TMMD Reguler ke - 126 TA. 2025 Kodim 0717/ Grobogan Di Desa Karangharjo Kecamatan Pulokulon
PULOKULON, Kamis [6 November 2025] - Pemerintah Kabupaten Grobogan bersama Komando Distrik Militer 0717/ Grobogan menggelar Upacara Penutupan TMMD Reguler ke-126 Tahun Anggaran 2025 di Lapangan Desa Karangharjo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan.
Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya program TMMD Reguler ke - 126 Kodim 0717/ Grobogan di Desa Karangharjo yang telah berlangsung selama 30 hari. Program tersebut merupakan bentuk sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Irdam IV/Dip Brigjen TNI Bayu Tirtiyanto, Aspers Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Inf Akbar Nofrizal Yusananto, S.I.P, Kaajendam IV/Diponegoro Klonel Caj Tria Wahyudi, Kajasdam IV/Diponegoro Kolonel Arm Suharyanto S, Sos, Wakil Bupati Grobogan Bapak Sugeng Prasetyo, S.E., M.M., Ketua DPRD Kab Grobogan Hj. Lusia Indah Artani, S.E., M.M., 7. Dandim 0717/Grobogan Letkol Kav. Barid Budi Susila, S.Sos., Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto Wicaksono, SH. SIK. MH., Kasipers Korem 073/Mkt Letkol Inf Yuli Setiyono S. Pd.,Kadispermades Achmad Haryono S,H., Jajaran Forkopimcam Pulokulon., Para Danramil dan Perwira Staf jajaran Kodim 0717/Grobogan., Kapolsek Pulokulon Akp Danang Esanto, S.Pd, M.Si beserta Para Kanit & Anggota., Staf Ahli Bupati dan asisten Sekda Kab Grobogan., Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Bayangkari dan Ketua penggerak PKK., Para Kades se Kec. Pulokulon., BPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan masyarakat Ds. Karangharjo
Membacakan amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Bayu Tirtiyanto mengatakan bahwa, selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bupati yang telah menganggarkan APBD untuk mendukung program TMMD yang berlangsung sejak 8 Oktober hingga 6 November 2025.
"Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada para prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD, Pemerintah Daerah, Mitra TNI Angkatan Darat, masyarakat, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini,"
TMMD ke-126 merupakan tahap akhir pelaksanaan di Tahun Anggaran 2025, yang bertujuan untuk mempercepat kemajuan pembangunan di wilayah, meningkatkan kesejahteraan sosial, dan membuka akses fasilitas umum serta fasilitas sosial yang lebih memadai.
Adapun hasil Pelaksanaan fisik dan nonfisik TMMD Reguler ke -126 Tahun anggaran 2025 antara lain : 1. Hasil fisik sbb : a) Pengecoran jalan : P (1.408 x 2,5 x 0,15 m) b) Rehap poskampling : 2 Unit c) Jambanisasi : 10 Unit d) Rehab mushola. : 3 Unit e) Pembuatan Talut : 3 Titik f) RTLH. : 2 Unit g) Sumur Gali : 5 Unit
2. Hasil Non fisik sbb : a) Penyuluhan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan. b) Penyuluhan Narkoba c) Penyuluhan Kesehatan Lingkungan. d) Penyuluhan pendidikan e) Penyuluhan Keluarga Berencana. f) Penyuluhan lingkungan hidup dan kehutanan g) Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kamandirian dalam pengolahan SDM dan SDA. h) Pelayanan publik dan kependudukan i) Bahaya teroris dan radikalisme j) Program ketahanan pangan k) program mengatasi Stunting l) Posyandu dan pospindu penyakit tidak menular.
Pelaksanaan Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan badan Sehat Jiwa Kuat di Desa Karangharjo Kecamatan Pulokulon, Dalam Program MBG bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi anak sekolah agar mereka mendapatkan makanan sehat berkualitas, mendukung pertumbuhan, dan meningkatkan kualitas pendidikan. yang merupakan langkah awal dalam pengembangan kegiatan sosial masyarakat. Melalui kehadiran Program ini untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MGB) dari Pemerintah Pusat.
Dalam Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan badan Sehat Jiwa Kuat di Desa Karangharjo Kecamatan Pulokulon yang dilaksanakan pada Hari Senin, 13 Oktober 2025 dimulai pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai Bertempat di Dapur SPPG Desa Karangharjo (Dsn. Lodra Rt 05 Rw 06) yang dihadiri Forkopimcam Pulokulon, Kepala Puskesmas Pulokulon II, Kades Karangharjo, Babinsa dan Babinkantibmas Desa Karangharjo, Mitra SPPG Karangharjo, Kepala SPPG Karangharjo, SPPI se Kecamatan Pulokulon dan seluruh staf ddan relawan SPPG Karangharjo.
Camat Pulokulon berharap program ini dapat terus berjalan dengan sukses dan lancar, memberi manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama bagi generasi muda, dalam rangka mencapai tujuan pembangunan nasional Indonesia Emas pada tahun 2045. Dapur SPPG ini adalah kepanjangan tangan dari Badan Gizi Nasional yang berkewajiban menyiapkan makan sehat bergizi, bagi anak-anak sekolah dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA termasuk ibu hamil dan balita. ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan berdaya.